Rabu, 18 November 2015

Tips Melamar Kerja Di Website Online

Beberapa waktu yang lalu saya bertemu dengan salah satu rekan yang mempunyai usaha di bidang konsultan manajemen. Sudah lama beliau menggeluti profesi tersebut, dan mempunyai banyak klien yang menggunakan jasanya untuk proses rekruitmen pegawai. Mulai dari seleksi administrasi, psikotes, hingga interview calon karyawan. Dari perbincangan singkat tersebut saya mendapat ilmu baru mengenai tips melamar kerja yang bisa saya share di sini.

Seperti kita ketahui bersama, melamar pekerjaan itu gampang-gampang susah.Terutama untuk perusahaan-perusahaan besar dan bonafid. Bukan hanya persaingannya yang tinggi, tapi juga harus melalui tahapan-tahapan tes yang melelahkan. Standar yang ditetapkan pun juga tinggi. Untuk mempersingkat waktu dan menjaring banyak pelamar, beberapa perusahaan seringkali membuat website online untuk seleksi awal atau sering disebut Tahap Administrasi. Bagi pelamar kerja diwajibkan mengisi pendafataran di aplikasi online tersebut.


Untuk pengisian website tersebut umumnya dibuat secara sederhana. Kita cukup mengisikan data-data pribadi sesuai yang tertulis di situ, sehingga mudah diaplikasikan bagi calon pelamar. Namun ada beberapa tips sederhana yang perlu diperhatikan dalam membuat daftar riwayat hidup (curiculum vitae) agar lamaran kita bisa diterima dan lolos dalam tahapan pertama ini, antara lain :

1.    Data Pribadi
Penulisan data pribadi ini adalah tahap pertama anda memperkenalkan diri pada perusahaan. Data ini meliputi nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat tinggal, nomor telepon dan email, serta riwayat pendidikan. Perusahaan akan menyimpannya dalam database perusahaan, sehingga buatlah selengkap mungkin terutama untuk alamat tinggal, nomor telepon/HP dan alamat email yang anda cantumkan adalah yang ter-update sehingga  memudahkan anda untuk dihubungi.

2.    Riwayat Pekerjaan
Pengalaman kerja  seringkali menjadi nilai tambah tersendiri bagi pelamar kerja. Beberapa perusahaan seringkali lebih memprioritaskan pelamar yang sudah mempunyai pengalaman kerja di tempat lain ketimbang yang masih fresh graduate. Cantumkan 3 riwayat pekerjaan anda dimulai dari yang terakhir atau tempat bekerja anda saat ini. Perusahaan mungkin akan melakukan cross check, jadi pastikan anda memiliki rekam jejak yang baik di perusahaan lama yang anda cantumkan.

3.    Pengalaman Organisasi
   Kolom pengalaman berorganisasi ini sifatnya opsional. Artinya, boleh diisi boleh tidak. Namun ada baiknya bila anda cantumkan bila memilikinya baik ketika masih di organisasi kemahasiswaan dahulu atau organisasi di tempat bekerja seperti serikat pekerja, asosiasi buruh, dll. Bagi yang masih fresh graduate/belum memiliki pengalaman kerja, pengalaman berorganisasi ini akan menjadi nilai tambah buat anda.

Nah itu tadi sedikit tips yang bisa saya bagikan disini. Semoga bermanfaat buat pembaca yang saat ini sedang melamar lowongan pekerjaan melalu website online. Setidaknya dengan lolos tahapan awal administrasi, anda akan berpeluang untuk bisa maju ke tahapan-tahapan tes selanjutnya. 

Selamat mencoba dan semoga sukses !!!

Selasa, 03 November 2015

Artis Dan Twitter

penulis buku,komika,pemain film
Twitter Raditya Dika
Bicara tentang kehidupan artis memang menarik untuk dibahas. Tidak hanya mengenai sepak terjangnya di dunia entertaiment dan kehidupan pribadi, tapi juga di akun sosial media. Sebagaimana kita ketahui bersama hampir semua artis pastilah mempunyai akun sosmed, entah itu facebook, twitter, instagram dan lainnya. Semakin eksis dan tenar, semakin banyak pula penggemarnya. Namun dari sekian banyak akun sosmed para artis, yang ingin saya bahas kali ini hanya twitter. Kenapa twitter? Karena saya lebih suka twitter dibanding sosmed lain. Disclaimer, hehehe...

Salah satu twitter artis yang saya follow adalah Raditya Dika. Kebetulan saya juga ngefans dengan aris yang satu ini.  Selain sebagai penulis buku/cerpen, dia juga pemain film dan komika dan sering jadi juri standup comedy di televisi. Eksis dan multitalent pokoknya. Dan lihat jumlah follower twitternya saat ini. 12 juta follower !!! Fantastis untuk kategori artis cowok yang bukan pemain/vokalis band, gak terlalu ganteng atau playboy. Hehehe...piss :)

Tiap hari artis yang satu ini aktif nulis status di twitter (ngetwit) dan saling berbalas dengan followernya. Mungkin ini juga yang ditunggu-tunggu followernya, termasuk saya. Tweet nya lebih sering tentang kejadian yang dialaminya sehari-hari. Ringan, lucu dan banyak becandaannya. Kadang juga tentang materi cerita buku-bukunya. Seringkali status atau tweet-tweetnya menjadi trending topic, karena di reply dan di retweet oleh jutaan followernya. Kalau pingin tau seperti apa, silahkan follow aja twitternya @radityadika

Mungkin Raditya Dika menjadi salah satu artis yang mampu memanfaatkan sosial media (twitter) secara baik sehingga dapat menjaga popularitas dan karirnya. Ada juga artis yang hampir tiap hari menggunakan twitternya untuk ngetwit hal-hal negatif tentang public figur lain, dan terkadang cenderung memprovokasi. Gak perlu saya sebutin, takut salah ngomong nih. Saat ini yang bersangkutan sedang menghadapi tuntutan hukum  karena tweet-tweetnya tersebut. Dan akun twitternya mendadak hilang dari peredaran. Hehehe.... :p

Bagaimanapun juga "mengelola" follower yang begitu besar, tidaklah mudah. Karena gak semuanya adalah fans sejati, kadang bisa juga menjadi hatter yang selalu berkomentar negatif. Status yang ditulis di sosial media  akan dibaca oleh semua follower, menyebar luas lalu berkembang dan dapat membentuk opini masyarakat.

So, buat para artis atau selebritis ada baiknya menggunakan twitter secara bijak. Sehingga senantiasa dinantikan para followernya. Berbagi informasi yang menghibur, menginspirasi dan hal-hal positif lainnya.

Salam Retweet...

Rabu, 28 Oktober 2015

Hari Blogger Nasional


Tanggal 27 Oktober kemarin ditetapkan sebagai hari blogger nasional. Meskipun telat,tapi saya mencoba mengisinya dengan sebuah tulisan di blog pribadi yang sudah lama tidak saya jamah.Meskipun sudah jarang memposting bukan berarti saya sudah berhenti menulis. Selama ini saya memang lebih sering menulis di akun sosmed macam Google+ dan sebagai kontributor di blog teman. Bagi saya menulis seperti nafas yang setiap saat bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Inspirasi menulis bisa datang dari mana saja. Peristiwa sehari-hari, percakapan dengan orang lain, baca berita dari surat kabar atau apapun bisa memberi inspirasi untuk menulis.

Ada beberapa alasan kenapa kita harus melatih diri menulis diantara
  1. Karena Ingatan Manusia Terbatas
  2. Hobi
  3. Membagi Informasi
Setiap orang tentu punya motivasi tersendiri dalam menulis. Apapun itu semoga bisa memberi pencerahan buat pembacanya. Tentunya dengan memberi hal-hal yang positif.

Selamat hari blogger...

Rabu, 18 Februari 2015

Pensiun Dini

Suatu hari seorang teman pernah bercerita tentang rencana masa depannya. Dia bilang ingin merintis bisnis sendiri dan segera mengajukan pensiun dini. Bagi kita yang sudah merasa nyaman dengan pekerjaan saat ini,tentu menganggap ini adalah sebuah pertaruhan besar dalam hidup. Iya kalau bisnis kita langgeng,kalau bangkrut gimana? Gak sayang dengan jabatan di kantor? Apa keluarga mendukung? Dan lain-lain. Pertanyaan-pertanyaan itu seakan menyesaki batin dan membuat kita enggan keluar dari zona nyaman kita.

Ya,mempunyai usaha sendiri sepertinya idaman semua orang. Hanya saja banyak diantaranya yang takut memulai,apalagi yg sedang berstatus pegawai/karyawan. Keuntungan dari berwirausaha adalah jam kerja yang fleksibel/tidak mengikat,tidak ada yang memerintah karena kita sendirilah bosnya. Selain itu,income yang didapat unlimited,bergantung dengan produtivitas kita sendiri. Beda dengan karyawan yang gajinya sudah ditentukan oleh manajemen. Akan tetapi,sebelum mengajukan pensiun dini semuanya harus dipersiapkan secara matang. Alangkah baiknya jika bisnis yang kita miliki sudah dirintis jauh hari dan profitable,sehingga kita bisa lebih fokus menjalankannya setelah pensiun nanti.
Nah,berani pensiun dini???

Minggu, 25 Januari 2015

Gaji Pertama

Semua orang pasti pernah mengalami momen ini. Setelah bertahun-tahun bergelut di sekolah dan menggantungkan uang saku dari orang tua, menerima gaji pertama saat awal kali memasuki dunia kerja merupakan momen membanggakan atau mungkin juga mengharukan. Inilah fase dimana kita sudah mulai belajar mandiri secara ekonomi.

Beragam cara diekspresikan saat menerima gaji pertama. Ada yang diberikan kepada orang tua, mentraktir teman, sebagian diinfakkan di baitul maal dan sebagainya. Apapun itu,yang pasti hal tersebut dilakukan sebagai ucapan syukur karena sudah mendapatkan pekerjaan. Tidak peduli besar kecilnya gaji pertama.

Namun demikian ada beberapa tips yang perlu kita perhatikan pasca menerima gaji pertama. Pertama, jangan dihabiskan. Tetap sisakan untuk biaya hidup minimal satu bulan ke depan. Bagaimanapun juga kita perlu alokasikan untuk pengeluaran biaya makan dan transport sampai tanggal gajian berikutnya.

Kedua, jaga gaya hidup. Hal yang sering terjadi setelah menerima gaji pertama kita sering terseret dalam perubahan gaya hidup. Belanja barang mewah, makan di tempat mahal, sampai godaan berhutang. Boleh dilakukan asal dalam tingkatan yang wajar,sesuai dengan tingkat pendapatan dan kebutuhan kita tentunya.

Ketiga, mulai menabung. Menikmati uang dari hasil jerih payah sendiri memang perlu. Cukup sudah euforia gaji pertama. Next, mulailah menyusun anggaran menabung. Ini sangat penting karena seringkali muncul kebutuhan-kebutuhan tak terduga.Disamping itu menabung juga sebagai bagian untuk mempersiapkan rencana-rencana masa depan. 

Minggu, 02 Juni 2013

Saving, Investing dan Trading


Mengelola keuangan itu penting,baik itu bagi yang masih single, terlebih lagi yang sudah berkeluarga. Pendapatan yang kita peroleh setiap bulan perlu kita bagi untuk kebutuhan jangka pendek (konsumsi) dan sebagian disimpan untuk masa mendatang atau jangka panjang. Disini saya ingin membahas tentang 3 rencana keuangan yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan untuk jangka panjang,yaitu Saving, Investing dan Trading.

Saving is a must. Menabung itu adalah sebuah keharusan,karena menabung digunakan untuk motif berjaga-jaga untuk kebutuhan tak terduga. Setiap orang perlu menyisihkan untuk menabung secara rutin,berapapun penghasilan yg diterimanya setiap bulan. Menabung bisa dilakukan dengan membuka rekening di bank ataupun menyimpannya sendiri secara konvensional.

Investing is for a future. Investasi lebih merupakan pengharapan bertambahnya nilai aset dalam jangka panjang. Investasi baru bisa dilakukan setelah kebutuhan saving sudah teralokasi dengan baik. Investasi dapat berupa pembelian aset tetap (tanah,rumah,ruko,dll) atau aset lancar (saham,reksadana,obligasi,emas). Dalam jangka panjang harga aset-aset tersebut akan naik seiring dengan laju inflasi, peningkatan pendapatan, kondisi ekonomi dan lain-lain.

How about trading?
Trading is an option.Secara umum trading bisa diartikan aktivitas perdagangan di pasar modal atau bursa berjangka,dimana seorang trader mendapatkan profit dari selisih harga jual dan beli di market. Adapun yg diperdagangkan bisa berupa saham,valas,dan produk derivatif lainnya.Trading merupakan pilihan,karena membutuhkan pengetahuan dan keahlian khusus serta megandung faktor resiko. Beda dengan investasi,aktivitas trading biasanya lebih bersifat jangka pendek. Bisa harian,mingguan ataupun bulanan dengan tujuan mendapatkan hasil yang lebih besar (high risk high return).

Nah pilihan mana yang cocok dengan anda? Sesuaikan dengan profil resiko anda ya....

Sabtu, 25 Agustus 2012

Kredit Mikro

Apa itu Kredit Mikro ?
Secara umum kredit mikro adalah kredit dengan plafond relatif kecil yang ditujukan untuk sektor usaha mikro. Dewasa ini banyak bank yang berlomba-lomba menawarkan kredit mikro dengan bunga yang bervariasi. Karena selama periode krisis moneter satu dekade lalu yg melanda Indonesia,sektor mikro telah terbukti tangguh melewati badai krisis. Di Indonesia sendiri potensi usaha mikro ini masih sangat besar. Kredit mikro ini pada umumnya berkisar sampai dengan 100 juta dan bunga efektif antara 10-25 % per tahun.

High Risk, High Return
Bila dibandingkan dengan bunga kredit ritel/menengah,bunga kredit mikro ini memang tergolong tinggi. Hal ini dikarenakan resiko macetnya juga besar. Resiko tersebut melekat pada karakteristik dari usaha mikro itu sendiri. Usaha mikro umumnya adalah usaha keluarga yg dikelola dengan kemampuan manajemen sederhana (cash flow usaha masih bercampur dgn pribadi), omset usaha < 300 juta per bulan, sebagian besar belum berbadan hukum (usaha perorangan), dan ketersediaan jaminan/agunan yg layak untuk me-cover kreditnya dan bahkan beberapa bank ada yg tidak mempersyaratkan jaminan sama sekali. Dengan kata lain pelaku usaha mikro ini masih banyak yg belum bankable / layak untuk memenuhi standar kredit perbankan.

Namun demikian, kredit mikro ini mempunyai peranan besar bagi pengembangan dunia usaha dan memunculkan entrepeneur- entrepeneur baru yang nantinya bisa "naik kelas" ke sektor usaha yg lebih besar. Beberapa waktu lalu pemerintah melalui program kemitraan dengan bank-bank BUMN memasarkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga relatif rendah yg ditujukan untuk pelaku usaha mikro. Dengan peran serta pemerintah ini diharapkan mampu mengedukasi sektor usaha mikro agar mempunyai akses perbankan untuk membantu permodalan dan melepaskan dari jeratan rentenir yg selama ini sangat melekat pada pelaku usaha mikro.

Jumat, 13 April 2012

Character of Credit Analyse

Bagi anda yg berprofesi sebagai Account Officer,Appraisal atau Credit Analist pasti sudah sering menjumpai istilah ini. Ya,dalam memproses calon nasabah kredit (debitur) selalu dihadapkan oleh aspek 5'C (character,capacity,collateral,capital dan condition). Kenapa character menduduki aspek pertama ? Karena mencerminkan kemauan/itikad membayar kredit yg akan menentukan credit itu lancar/tidak dikemudian hari. Sebelum melangkah ke aspek 4'C yg lain,seorang kreditur harus mampu menilai character calon debiturnya secara tepat,atau paling tidak mendekati benar. Betapa bagusnya rasio yg lain,tapi jika character debitur sudah jelek sudah dapat dipastikan akan terjadi wanprestasi di kemudian hari.

Cukup sulit memang mendapatkan gambaran character seseorang yg belum pernah kita kenal sebelumnya,karena sifatnya kualitatif dan sangat subyektif. Artinya penilaian orang yg satu dengan yg lain kemungkinan bisa berbeda. Salah satu metode lazim yg sering digunakan adalah dengan melakukan cek lingkungan. Tingkat akurasinya berkisar 70-80% . Yaitu dengan menggali info ke tetangga,saudara,teman ataupun rekan kerja calon debitur.Jika sebelumnya calon debitur sudah pernah kredit di bank lain, data kolektibilitas BI Checking/SID pun juga bisa kita pakai sebagai cek lingkungan. Info-info tersebut kemudian kita kompilasi sebagai bahan analisa.

Metode lainnya adalah metode autodidak. Ya,seiring jam terbang/pengalaman seorang analis sudah bisa memperoleh gambaran character calon debiturnya mungkin hanya dari satu sampai tiga kali tatap muka dan interview. Kelemahan metode ini adalah tingkat akurasinya relatif kecil antara 20-30%. Karena metode ini sangat bergantung pada kejelian atau insting seorang analis dalam menangkap informasi verbal ataupun non verbal. Karena itu sangat disarankan untuk menggabungkan kedua metode tersebut agar diperoleh gambaran yg mendekati benar.

Sabtu, 07 Januari 2012

My Finance 2012

Seperti biasanya setiap menjelang pergantian tahun semua orang mulai menyusun resolusi baru untuk tahun depan. Begitupun dengan saya. Resolusi pertama yg sudah saya susun di awal tahun 2012 ini adalah dengan menata lagi portofolio investasi pribadi. Semuanya berawal di 2010. Setelah sekian lama hanya mengenal tabungan/deposito, di tahun 2010 mulai mencoba reksadana dan emas batangan LM. (logam mulia). Ini adalah tahun pembelajaran seperti investor pemula pada umumnya yg masih diliputi kekhawatiran akan keselamatan dana yg di investasikan. Setiap hari yg saya lakukan hanya mengecek pergerakan harga reksadana (NAV) dan emas LM.... Menggelikan,tapi itu wajar !!!
Tahun 2011 adalah tahun pendewasaan bagi saya di dunia investasi. Investasi di tahun 2010 lambat laun mulai memperlihatkan hasil yg lumayan dibandingkan dengan deposito. Selain itu, saya pun mulai terbiasa dengan resiko naik turunnya nilai investasi dan berbagai macam faktor yg mempengaruhi. Karena ingin mencoba dunia baru,di pertengahan 2011 saya memutuskan menjual emas LM untuk modal awal masuk ke dunia trading saham. Saat itu nilai LM saya sdh profit sekitar 25% sejak awal 2010. Bukan karena tergiur keuntungan bermain saham,tetapi lebih karena pergeseran karakter berinvestasi dari yg semula konservatif mulai menuju ke moderate (belum ke level agresif).
Awal 2012, tepatnya 2 Januari 2012 saya memutuskan me-redeemption reksadana saham yg sudah hampir dua tahun. NAV reksadana saya tumbuh 27 % msh lbh bagus dr bunga deposito yg hanya 5,5 % per thn. Walaupun penutupan IHSG 2011 hanya naik sekitar 2,4 % tidak terlalu bagus dibanding 2010 yg naik 47%. Krisis yg melanda negara-negara eropa turut mempengaruhi laju IHSG. Tahun ini saya ingin menambah lagi porsi dana trading menjadi 35 % dan mengurangi reksadana ke level 15 % dari total investasi. Sementara 50 % tetap di deposito,karena meskipun return nya kecil tetapi itu lebih ke motif berjaga-jaga seandainya butuh quick cash. Selain itu saya juga membatasi resiko untuk tidak menjadi seorang agresive investor. This is my finance resolution !!!

Tahun 2012 mungkin akan menjadi tahun yg sarat dengan uji nyali,khususnya investasi di pasar modal. Dampak Krisis Eropa masih menghantui perekonomian dunia. Indeks saham negara-negara Asia pun juga terkena pengaruh yg signifikan,termasuk di Indonesia (IHSG). Satu hal yang perlu diinget, Jangan Panik dengan melihat situasi jangka pendek, Sebab investasi saham adalah investasi jangka panjang dan selama fundamental perekonomian negara bagus, dampak krisis akan bisa dilalui... Semoga 2012 ini lebih baik.....Amiin.....


Sabtu, 29 Mei 2010

Money Laundering

Istilah ini tentu sudah sering kita dengar. Money laundering atau pencucian uang merupakan suatu modus yang digunakan untuk menyembunyikan atau menyamarkan asal usul harta kekayaan yang didapat dari hasil kejahatan. Para pelaku kejahatan seperti illegal logging, perdagangan obat-obatan terlarang, penyelundupan barang, penyelundupan tenaga kerja, terorisme, penyuapan, korupsi dan kejahatan-kejahatan kerah putih lainnya. Tindak kejahatan ini umumnya melibatkan dan menghasilkan uang dalam jumlah yang besar.
Modus yang sering digunakan dalam money laundering ini biasanya dengan memasukkannya ke dalam sistem keuangan (perbankan). Dengan kemajuan teknologi perbankan saat ini memungkinkan dana bisa berpindah dari satu rekening ke rekening bank lain dalam satu negara ataupun antar negara dengan mudah dan cepat,sehingga akan sulit sekali untuk dilacak asal-usulnya dananya. Modus lainnya adalah dengan cara membeli aset baik berupa properti,mobil mewah,saham, dll yang diatasnamakan orang lain.
Di sektor perbankan, inisiatif untuk memerangi pencucian uang secara aktif dan serius telah dimulai sejak Bank Indonesia mengeluarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 3/10/PBI/2001 tentang Penerapan Prinsip Mengenal Nasabah (Know Your Customer Principles/KYC) pada tanggal 18 Juni 2001. Yaitu dengan cara mengenal dan mengetahui identitas nasabah, memantau transaksi dan memelihara profil nasabah, serta melaporkan adanya transaksi keuangan yang mencurigakan (suspicious transactions) yang dilakukan oleh pihak yang menggunakan jasa bank.
Penerapan Prinsip Mengenal Nasabah atau lebih dikenal umum dengan Know Your Customer Principle (KYC Principle) ini didasari pertimbangan bahwa KYC tidak saja penting dalam rangka pemberantasan pencucian uang, melainkan juga dalam rangka penerapan prudential banking untuk melindungi bank dari berbagai risiko dalam berhubungan dengan nasabah dan counter-party.

Minggu, 28 Maret 2010

Anuitas

Tanpa kita sadari, kita sebenarnya sering bersinggungan dengan konsep ini dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika kita membayar kredit mobil, kredit rumah, dan membayar uang sewa rumah.

KETIKA kita menabung rutin dalam jumlah yang tetap setiap periode, kita juga tengah menerapkan konsep anuitas itu. Lantas, apakah anuitas itu? Secara sederhana, anuitas adalah serangkaian pembayaran uang yang tetap jumlahnya dalam jangka waktu tertentu. Nah, kita bisa menerapkan konsep nilai waktu atas uang (time value of money) dan konsep anuitas ini secara bersamaan.

Anda bisa menghitung berapa nilai uang pada akhir beberapa periode yang akan datang jika mulai sekarang Anda menabung uang dalam jumlah yang sama setiap periode. Perhitungan inilah yang disebut dengan perhitungan nilai mendatang atas serangkaian anuitas (future value of annuities). Tentu saja, dalam hal ini, Anda juga harus melibatkan faktor bunga yang berlaku di pasar.

Ambil contoh, Anda secara rutin menabung Rp 1.000 setiap tahun dalam jangka waktu 10 tahun. Sementara, bunga tabungan yang berlaku adalah 9% per tahun. Pertanyaannya, berapa nilai tabungan Anda setelah tahun ke sepuluh?

Untuk menghitung ini Anda bisa menggunakan rumus: ?{A x [(1+i)n - 1]}/i. Huruf A mewakili anuitas, i bunga yang berlaku, dan n adalah jumlah periode. Nah, jika Anda memasukkan angka-angka tadi ke dalam rumus itu, Anda akan memperoleh hasil Rp 26.292,93.
Jika Anda perhatikan, hasilnya ternyata sangat besar. Jadi, tidak sekadar Rp 1.000 dikalikan 10 atau Rp 10.000. Pasalnya, ketika kita menabung secara rutin kita memperoleh bunga. Lalu, bunga itu juga bersama-sama dengan uang yang kita tabung akan memperoleh bunga dalam periode berikutnya, begitu seterusnya.

Sebaliknya, kita juga bisa menghitung nilai tunai saat ini dari arus kas tetap yang kita terima di masa mendatang. Rumusnya adalah: ?{A x (1 - [1/(1+i)n])} / i.
Dengan menggunakan angka yang sama, perhitungan ini akan menghasilkan angka yang lebih rendah dari 10.000 x 10. Soalnya, nilai arus kas yang kita terima di masa mendatang didiskon dengan bunga yang berlaku.

Sumber : kontan.co.id

Rabu, 27 Januari 2010

ATM Fobia


ATM nampaknya masih menjadi target operasi yg menarik bagi perampok.Berbagai modus baru kejahatan yg menggunakan media ATM terus muncul.Mulai penyumbatan kartu di mesin ATM lalu mengarahkan nasabah untuk menghubungi nomor telepon palsu yg ditempel di mesin ATM.Selanjutnya nasabah akan didikte untuk menyebutkan nomor PIN dan mentransfer dananya. Sampai yg paling ekstrem kawanan perampok membawa kabur mesin ATM yang di dalam brankasnya berisi ratusan juta uang tunai.


Minggu ini kita dikejutkan dgn raibnya saldo nasabah bank-bank (BCA,BNI,Mandiri,BRI dan Permata ) di Bali akibat pembobolan oleh sindikat perampok.Lagi2 dgn menggunakan media ATM.Total dana yg raib diperkirakan sekitar Rp.4 M!! Modusnya dgn menduplikasi data dan PIN kartu ATM dgn menggunakan alat skimmer yg dipasang di mesin ATM.Kejadian ini tentu bisa menimbulkan kepanikan (rush) dan ketakutan masyarakat untuk bertransaksi di ATM.Orang berbondong-bondong mengecek saldo tabungannya dan ujung-ujungnya pihak Bank yg jadi sasaran komplain para korban.


ATM atau Automatic Teller Machine ditujukan untuk memudahkan dan mempercepat transaksi perbankan, seperti tarik tunai,transfer,pembayaran tagihan,dll.Sehingga nasabah tidak perlu antre berlama-lama di teller.Untuk dpt bertransaksi di ATM,pihak bank akan memberikan kartu ATM dan nomor PIN standar (biasanya antara 4-6 digit) pada nasabah.Nomor PIN ini bersifat rahasia dan untuk security, PIN standar ini nantinya harus diubah oleh ybs.Manually,orang akan kesulitan untuk mereka kombinasi nomor PIN ATM orang lain.


Kecanggihan tehnologi dan intelektualitas abad ini bisa menciptakan sebuah alat yg dinamai skimmer yg bisa mencopy data kartu dan nomor PIN ATM yg dipasang sedemikian rupa di mesin ATM.Finally,satu per satu korban masuk perangkap.Kartu ATM kemudian di cloning dan perampok siap beraksi menguras saldo tabungan.Sangat Cerdas...!!


Berbagai upaya dilakukan.Mulai pemasangan kamera CCTV,pengamanan ATM diperketat,hingga anjuran BI agar bank-bank menggunakan kartu chip untuk kartu ATM.Namun yang paling penting kita dituntut untuk lebih berhati-hati dan waspada dalam bertransaksi di ATM.Sebab,betapapun canggihnya tehnologi selalu akan ada kelemahannya dan upaya untuk mencari-cari kelemahannya oleh orang-orang tertentu.Pada akhirnya tidak hanya nasabah yg menjadi korban,tapi pihak bank pun juga dituntut bertanggung jawab terhadap dana yang hilang.

Selasa, 26 Januari 2010

Toyota Tarik Produk Gagalnya

DETROIT Toyota Motor Corp akan menarik kembali (recall) 2,3 juta mobil yang diproduksi di Amerika Serikat. Penarikan ini adalah recall terbesar selama empat bulan terakhir. Tahun 2009 lalu, Toyota juga menarik 4,2 juta mobilnya, terkait adanya laporan kerusakan mesin yang tak disengaja. Produsen mobil asal Jepang ini mengatakan, penarikan yang diumumkan pada Kamis (21/1) lalu, terpisah masalahnya dengan recall tahun lalu.
Yang jelas,langkah ini akan mempengaruhi reputasi Toyota, sebagai pemimpin pasar otomotif dunia yang mengutamakan mutu dan keamanan. Pada recall kali ini, Toyota akan memperbaiki kesalahan pada pedal gas yang tak terpasang benar pada lantai mobil dan berpotensi membahayakan bagi para pengendaranya. Dari 19 laporan kecelakaan yg diterima,terungkap bahwa pedal gas ini terus tertekan walaupun pengendara sudah tidak menginjaknya.
Mobil-mobil yang akan ditarik berdasarkan pengumuman terbaru ini meliputi Toyota RAV4 produksi 2009 dan 2010, Corolla keluaran 2009 dan 2010, Matrix buatan tahun yang sama. Selain itu, Avalon buatan 2005-2010, Camry 2007-2010 dan Highlander 2010. Yang terakhir, Tundra buatan 2007-2010 dan Sequoia keluaran 2008-2010.

Kamis, 21 Januari 2010

Iklim Bisnis Indonesia di Mata Dunia

INTERNATIONAL Finance Corporation (IFC), lembaga di bawah Bank Dunia, setiap tahun memublikasikan peringkat kemudahan berusaha yang dikenal dengan tajuk Doing Business. Pada survei terhadap 181 negara di dunia mengenai prosedur dan reformasi kemudahan berusaha itu starting a business atau kemudahan mengawali usaha adalah salah satu indikator penting di samping dealing with construction permits, employing workers, registering property, getting credit, dan protecting investor. Selain itu paying taxes, trading across borders, enforcing contract, serta closing a business.
Dari kesepuluh indikator tersebut, Indonesia hanya mengalami perbaikan kemudahan dalam hal getting credit, yakni kemudahan memperoleh kredit. Mengenai starting a business, Indonesia mengalami penurunan tajam, bahkan oleh IFC termasuk dalam kategori sulit untuk memulai usaha. Memulai bisnis di Indonesia bisa lebih cepat tetapi harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

Pada peringkat Doing Business 2009, Indonesia menduduki peringkat 129. Posisi ini turun enam peringkat dibandingkan dengan 2008 yang berada di urutan ke 123. Padahal, peringkat Indonesia pada 2008 itu lebih baik dari 2007 yang masih berada di urutan 135. Indonesia kini berada jauh di bawah Thailand yang menduduki peringkat 13, Malaysia di urutan 20, dan Vietnam posisi ke 92. Indonesia hanya sedikit di atas Kamboja dengan peringkat 135 dan Filipina yang melorot ke urutan 140. Sementara negeri jiran, Singapura, mempertahankan posisinya di peringkat pertama, disusul urutan berikutnya Selandia Baru, AS, Hong Kong, dan Denmark.

Selasa, 22 Desember 2009

Mindset,Method,and Money Management

Instrument saham masih menarik pada 2010. Berinvetasi di pasar modal diperlukan kemampuan dan pengetahuan yang lebih untuk mendapatkan return yang memadai. Apa yang dibutuhkan seorang trader di pasar modal agar mampu mencetak sukses?

“Para investor harus memiliki tiga M,” kata Hary Suwanda, Chief Excecutive Officer (CEO) LUMEN Capital Resources, kepada wartawan saat peluncuran buku yang berjudul "Rahasia Bebas Financial dengan Berinvestasi di Pasar Modal", pada 26 November 2009, di Plaza FX, di Jakarta. Hary menambahkan, tiga M yang dimaksudnya adalah mindset, method dan money management.

Memiliki mindset maksudnya adalah dalam berinvestasi di pasar modal jangan memiliki mindset akan cepat kaya. Semuanya dimulai dengan cara belajar dan membangun skill investor seperti bekerja di tempat lain.

Memiliki metodologi maksudnya adalah memiliki metodologi untuk menjual dan membeli instrument investasi di pasar modal. “Kapan harus menjual dan kapan harus membel, metodologinya harus dikuasai investor,” jelas Hary.

Kemudian, memiliki money management. Money management maksudnya me-manage risiko yang akan muncul dalam berinvestasi di pasar modal.

“Berapa risiko yang akan muncul terhadap diri investor harus dibatasi risikonya. Karena kalau untung dalam berinvestasi di pasar modal jangan ditanya untungnya. Sebaliknya, kalau rugi di pasar modal dapat menggerus semua capital gain yang telah didapat investor. Karena itu, risikonya harus dibatasi,” kata Hary.

Sumber : Infobanknews.com

Selasa, 15 Desember 2009

Reksadana

Bagi kita yg sudah familiar dgn dunia bursa efek tentu sering mendengar istilah reksadana.Bebeapa orang menganggap bahwa utk berinvestasi di saham butuh modal gede.Padahal bagi yg bermodal pas-pasan pun bs turut serta meramaikan dunia pasar modal,yaitu melalui reksadana.


Ditinjau dari asal kata, reksa dana berasal dari kosa kata 'reksa' yang artinya 'jaga' atau 'pelihara' dan 'dana' yang berarti 'uang' atau 'kumpulan uang'. Jadi, reksa dana bisa diartikan sebagai 'kumpulan uang yang dipelihara bersama untuk suatu kepentingan'. Sedangkan menurut Undang-undang Nomor 8 tahun 1995, reksa dana adalah wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi.

Sebagai sarana investasi, reksa dana diharapkan akan memudahkan masyarakat luas dalam berinvestasi di pasar modal. Manajer investasi akan berperan sebagai pengelola dana investasi yang terkumpul dari sekian banyak investor untuk diinvestasikan ke dalam portofolio efek, seperti SBI, obligasi, dan saham.

Dana yg diperlukan utk masuk ke reksadana juga tergolong kecil,yaitu minimal sekitar Rp 500.000,- kita sudah bisa membeli unit penyertaan reksadana.Beberapa perusahaan pengelola reksadana yg ada di Indonesia al. Manulife,Fortis,Shroder,dll. Untuk memudahkan calon investor biasanya perusahaan2 ini menunjuk beberapa bank sebagai agen penjualnya seperti bank Commonwealth,Mandiri,Permata bank,dsb.

Untuk mengetahui pergerakan harga reksadana,bisa cek di www.infovesta.com.

Jumat, 04 Desember 2009

Emas : Alternatif Investasi Anda

Tanpa kita sadari inflasi terus menerus 'merampok' kekayaan kita. Inflasi adalah kondisi dimana nilai mata uang suatu negara mengalami penurunan yg ditandai dgn naiknya harga2 barang komoditas. Setahun yg lalu dengan uang Rp 50.000 kita sudah bisa membeli sembako dalam jumlah yg cukup.Tapi sekarang hanya beberapa saja yg bs kita beli.Begitu juga dengan uang yg kita tabung.Dua atau tiga tahun lagi uang yg terkumpul mungkin nilainya sudah jauh menurun.

Nah ada baiknya jika mulai sekarang kita men-diferensiasikan investasi kita dalam bentuk yg lain.Selain tabungan,kebanyakan orang senang berinvestasi dgn membeli emas.Hal ini cukup beralasan karena emas merupakan aset yg harganya relatif stabil bahkan cenderung naik dari waktu ke waktu.Jika kita perlu dana,emas bisa dijual sewaktu-waktu (liquid).


Tips aman dalam berinvestasi emas antara lain :

1.Belilah emas yg bersertifikat logam mulia/24 karat, agar harga purnajual nya tetap tinggi.

Untuk mendapatkan logam mulia yg bersertifikat bisa dibeli di PT.Antam (Aneka Tambang).

2.Jangan seluruhnya kita belikan emas.

Ingat kita cukup mendiferensiasi,bukan mengkonversi seluruh moneykita menjadi emas.Bagaimanapun juga kita tetap membutuhkan uang cash.

3. Simpan di tempat khusus

Mengingat nilainya yg tinggi,simpan di tempat khusus (brankas,safety box,dll) agar terjaga bentuk dan kualitasnya.

4.Cek Harga

Sebelum menjual emas,lakukan cek harga jual terlebih dahulu.Seringkali harga toko satu dgn yg lain tidak sama.Pilih harga yg tertinggi agar mendapat return yg lebih besar.



Semoga bermanfaat...

Senin, 16 November 2009

Monopoli Gaya Baru Ala Carefour

"Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyatakan PT Carrefour Indonesia terbukti mendominasi pasar ritel di Indonesia. Oleh sebab itu, Carrefour didenda Rp 25 miliar dan diminta menjual seluruh kepemilikan sahamnya di PT Alfa Retailindo Tbk. (Sumber : Jawa Pos,4 Nov 2009)."
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Membaca berita tersebut tentu kita bertanya-tanya apa yg terjadi dgn Carrefour dan apa pula hubungannya dgn Alfa Retailindo? Untuk diketahui, pada 21 Januari 2008, Carrefour telah mengakuisisi 75 persen saham PT Alfa Retailindo Tbk (Alfa) senilai Rp 674 miliar atau 49,3 juta euro. Carrefour membeli sebanyak 351 juta lembar saham dari 468 juta lembar saham Alfa dengan harga sekitar Rp 1.920 per lembar. Sejak saat itu semua gerai Alfa supermarket secara bertahap berubah nama menjadi Carrefour. Jadi jgn heran kalau hampir supermarket yg kita jumpai di setiap sudut kota yg ada "hanya" Carrefour.
Carrefour adalah sebuah perusahaan retail asal Prancis.Jaringannya tersebar di seluruh dunia. Sedangkan Alfa Retailindo jg termasuk perusahaan retail besar yg mempunyai banyak gerai di seluruh Indonesia. Sepintas di akuisisinya PT.Alfa Retailindo ini menunjukkan masuknya arus investasi (PMA) yg positif di Indonesia. Namun di sisi lain juga menunjukkan penguasaan yg dominan atas industri retail,karena otomatis jumlah gerai yg dimiliki akan semakin banyak.Nah,dominasi inilah yg nantinya dikhawatirkan bisa mengarah ke praktik monopoli dan persaingan tidak sehat.
Sebuah perusahaan yg dominan dalam industri retail akan mempunyai kekuatan dalam menentukan harga pasar atas produknya, menguasai pasar (pemasok dan kunsumen), bahkan secara ekstrem bisa mempengaruhi kurva supply and demand atas produk tertentu. Jika sudah demikian maka tidak ada perusahaan yg bisa bersaing karena kalah dlm segi harga,kualitas dan kuantitas produk. Sehingga cukup beralasan jika KPPU memberikan sangsi kepada Carrefour untuk menghindari praktik monopoli gaya baru di dunia retail.

Sabtu, 31 Oktober 2009

Tabungan : Investasi atau Amortisasi?

Sering kita dengar kalimat ajakan, "Ayo kita menabung untuk masa depan...".Menabung disini maksudnya menyimpan uang di lembaga keuangan seperti Bank,bukan menabung dgn cara tradisional tentunya.Sepintas ajakan ini memang benar dan patut diterapkan.Sebab dengan menabung bearti kita menyisihkan uang kita untuk keperluan di lain hari.Baik utk keperluan yg sudah terencana maupun yg bersifat insidental.

Namun seperti yang sudah kita ketahui umumnya,menabung di Bank selain kita mendapat bunga juga dibebani seabrek biaya administrasi yg didebet otomatis dari saldo kita.Mulai biaya administrasi bulanan,biaya ATM,pajak,dan surcharges.Biaya-biaya ini semakin lama semakin menggerus saldo kita.Berdasar survey untuk bisa mendapatkan bunga yg bisa menutup biaya administrasi,saldo minimal tabungan harus mencapai Rp 10 juta.Jadi jika saldo di bawah itu dan kita tidak menabung secara rutin maka bisa dipastikan saldo kita habis dengan sendirinya.


Bahkan dewasa ini bank-bank terkesan berlomba untuk meningkatkan biaya administrasi tabungan sebagai salah satu sumber pendapatannya(fee based income).Dengan kondisi seperti ini masih layakkah kita menyebut bahwa menabung adalah salah satu bentuk investasi?Bukankah kita mengharapkan adanya nilai tambah dari setiap investasi yg dilakukan.Sedangkan menabung justru bisa menyebabkan nilai kas kita menjadi turun/berkurang dengan kata lain mengalami amortisasi...

Anggapan tersebut memang benar,namun tidak terlalu benar juga.Sebab kita perlu melihat apa motif menabung sebenarnya. Secara umum motif menabung ada 2 (dua),yaitu untuk transaksi,dan keamanan (security).Motif inilah yang mengharuskan kita untuk tetap menabung,terlebih di era modern sekarang ini.Saat ini,transaksi ekonomi selain menggunakan uang tunai juga melalui non tunai.Misalnya transfer,debit,cek dan giro,dsb.Transaksi tersebut dirasa lebih praktis dan aman,terlebih lagi jika dalam jumlah besar.Apa jadinya jika kita tidak punya rekening tabungan???

Menyimpan uang di Bank juga dirasa lebih aman ketimbang menyimpannya di rumah.Kita tidak perlu bingung,dan jika sewaktu-waktu diperlukan bisa diambil.Selain itu dana kita juga dijamin oleh pemerintah,dalam hal ini oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).Dengan demikian menabung di Bank tetap harus kita lihat sebagai sarana investasi dan tampaknya sudah menjadi kebutuhan buat kita.Meskipun dana kita mengalami amortisasi,tapi itu wajar sebagai biaya yg harus kita keluarkan untuk jasa yang diberikan oleh Bank.